Silahkan pilih bahasa anda
Selamat datang ke website Komisi Penerima, Kebenaran dan Rekonsiliasi di Timor- Leste (CAVR). Penutupan CAVR pada December 2005, website ini dalam pemeliharaan oleh Teknik Sekretariat Post-CAVR

||||
- - - > Laporan Chega!
- - - > Produk CAVR lainnya
- - - > Resepsi
- - - > Pencarian Kebenaran
- - - > Rekonsiliasi
- - - > Donor
- - - > Updates
- - - > Analisis dari CAVR
- - - > Berita & Updates
- - - > Diseminasi
- - - > Arsip

Comarca (Penjara)

CAVR merehabilitasi bekas penjara ( comarca ) Balide pada 2001 sebagai situs bersejarah dan menggunakannya sebagai markas besar nasional. Menyusul disolusi CAVR pada 2005, Presiden Xanana Gusmao menugaskan STP-CAVR untuk mengurus manajemen dan memelihara situs ini termasuk arsip-arsip CAVR, perpustakaan, ruang pameran dan ruang rapat publik. Dua organisasi independen lainnya juga berkantor di sini: proyek "Living Memory" (Kenangan Hidup) Asosiasi Eks- Tahanan Politik (ASSEPOL), dan kantor cabang Timor-Leste Komisi Kebenaran dan Persahabatan (CTF).

Rehabilitasi dilakukan dengan pembicaraan bersama ASSEPOL yang ingin agar situs ini dipelihara. PT Rosario, sebuah perusahaan asal Timor yang dipimpin oleh mantan tahanan politik, melakukan proyek pembangunan kembali dengan dukungan Pitt and Sherry, sebuah firma pembangunan dari Australia. Dananya sendiri berasal dari pemerintah dan rakyat Jepang.

Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi, bekerja sama dengan ASSEPOL, merehabilitasi bekas penjara kolonial dengan bantuan dari Pemerintah Jepang.

Bangunan baru ini dibuka secara resmi oleh Presiden Xanana Gusmao pada 17 Februari 2003. President menyampaikan kepada audiens yang terdiri dari eks-tahanan, pemerintah, dan para pejabat PBB:"Seperti yang Anda ketahui, bangunan ini dahulu adalah penjara untuk tahanan politik. Gedung ini telah mengalami transformasi menjadi sebuah pusat hak asasi manusia. Kerja CAVR juga bertujuan memfasilitasi perubahan dari trauma menjadi kedamaian hati. CAVR tidak hanya mencari kebenaran tapi juga berupaya memfasilitasi transformasi di masyarakat dari trauma menjadi kedamaian."

Laporan CAVR merekomendasikan "pemeliharaan bekas Penjara Balide sebagai situs bersejarah dan digunakan sebagai pusat memorial nasional untuk para korban dan hak asasi manusia." (Chega! Executive Summary, Recommendations 13.2, p. 211)

Penjara Balide : Sebuah 'Gedung suci' oleh Emma Coupland

 

Comarca sebelum rehabilitasi

Ruang arsip sekarang sebelum rehabilitasi

Comarca sekarang.....

Graffitti

Sebanyak 65 grafiti asli yang dibuat oleh tahanan Timor , juga sejumlah sipir Indonesia dan lainnya, dipelihara. Seorang seniman Timor menghiasnya dengan pinggiran kreatif. Dari graffiti ini kita mendengar suara dari masa lalu.

 

"Saya baru saja mengelilingi gedung dan melihat bukti menakjubkan dari semangat perjuangan dan penderitaan rakyat. Saya ucapkan selamat kepada pembangun atas kerja mereka dalam memelihara grafiti. Selamat kepada Julio Alfaro dan timnya dan para pekerja sendiri serta mereka yang pernah ditahan di penjara ini."
Kay Rala Xanana Gusmao, President RDTL

Comarca bisa dimanfaatkan oleh umum...

free hit counter account login
Pengunjung

Copyright © Commission for Reception, Truth and Reconciliation in East Timor (CAVR)